Sinar Mas Land Hadirkan Apartemen Seharga Mulai Rp288 Juta

Untuk masyarakat perkotaan perkotaan, terutama milenium, tinggal di apartemen saat ini merupakan pilihan yang paling penting. Lokasi yang strategis, didukung oleh fasilitas lengkap, menjadikan tinggal di rumah vertikal menjadi salah satu pilihan. Menanggapi kebutuhan ini, pengembang Sinar Mas Land meluncurkan menara terbaru, Tower Kamaya, melalui Akasa Pure Living Apartment. Harga mulai dari Rp. 288 juta, kata Hongky J. Nantung – CEO Sinar Mas Land Commercial dalam siaran pers.

Dia menambahkan bahwa Tower Kamaya menawarkan tiga jenis unit, yaitu tipe studio dengan luas 22,69 meter persegi, Junior tipe 1 BR (satu kamar tidur) dengan luas 27,83 meter persegi dan 2 BR (dua kamar tidur) dengan area 50, 82 meter persegi. Kami juga menawarkan promosi pemesanan awal dengan nilai pembayaran Rp2 juta (dapat dikembalikan) untuk konsumen yang ingin membeli unit di menara Kamaya, jelasnya. Menara Kamaya dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti lapangan basket, pijat refleksi, area perbelanjaan, kolam renang untuk orang dewasa dan anak-anak, penata rambut, pusat kebugaran dan ruang pesta, serta area strategis yang dapat memanjakan penghuni potensial yang ingin tinggal di area BSD City.

Tidak hanya itu, apartemen ini juga menawarkan akses mudah ke Edu Center, pusat perbelanjaan, tol ke stasiun kereta. Sinar Mas Land berinvestasi besar-besaran di Batam. Departemen real estat Sinar Mas Group menginvestasikan Rp 9 triliun di Batam untuk mengembangkan kawasan hunian dan penggunaan campuran internasional seluas 228 hektar.

Kawasan perumahan yang disebut Teluk Nuvasa ini diluncurkan pada Sabtu malam (12/12) di Palm Springs Golf & Country Club Batam. Ishak Chandra, direktur Sinar Mas Land, untuk pengembangan dan layanan strategis. Nuvasa Bay adalah proyek terbesar kedua di Sinar Mas Land setelah BSD City di Serpong, Tangerang. Nuvasa Bay adalah proyek Sinar Mas Land ketiga di Batam setelah Duta Mas dan Palm Springs Golf. Bahkan, kata Ishak. Dari 228 hektar yang mereka miliki, hanya 170 hektar yang akan dikembangkan. Sedangkan sisanya berupa hutan bakau berkembang sebagai wisata bakau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *